2 Pesan 2 Tujuan
January 7th, 2009 by alamhabibsedikit cerita di awal tahun 1430 Hijriah dan 2009 Masehi…
Sore, Jum’at 2 Januari 2009 di rumah salah seorang teman di lantai 28 salah satu apartemen di jakarta. 2 pesan singkat masuk ke ponsel saya dari 2 orang sahabat.
pesan singkat pertama berisi atau lebih tepatnya mengabari bahwa sahabat saya ini sedang mengikuti demonstrasi bersama ribuan warga jakarta dan sekitarnya di bundaran HI untuk menolak agresi israel (kata israel sengaja saya tulis dengan huruf kecil) ke palestina dan mengutuk bangsa israel tersebut dan pendukung setianya amerika serikat. ternyata pas lihat di TV memang begitu banyak masa yang turun ke jalan mengutuk amerika dan israel. mereka sebagian besar terdisi dari parpol islam dan ormas2 islam di Indonesia. bendera amerika dan israel dibakar masa, poster-poster atribut demo pun dibuat besar-besar.. semua mencaci maki dua negara itu (yaa karena memang sepertinya pantas di caci maki).
pesan singkat kedua yang masuk beberapa menit setelah pesan pertama dari seorang sahabat pegawai negri sipil di PPATK (INTRAC) yang mengabarkan bahwa sore ini dia dan sejumlah pekerja PPATK akan bertolak ke washington DC amerika serikat buat kunjungan kerja plus mengunjungi amerika doong..
dua pesan tersebut diatas sangat bertolak belakang.. yang satu begitu ingin amerika hancur karena sesewenangannya selama ini, sedangkan yang satu sebentar lagi mungkin akan begitu mengagumi amerika dengan segala kemajuannya. (walaupun buat maju harus jadi teroris dunia).
yang membuat saya heran dan akhirnya sadar, ternyata intervensi amerika di Indonesia melalui instansi-instansi pemerintah ternyata cukup besar dan ada di instansi2 penting. Indonesia yang sebagian besar rakyatnya saat ini begitu menghujat amerika tetapi begitu besar ketergantungannya kepada amerika. dan ternyata lembaga PPATK yan cukup penting ini berkiblat ke amerika. belum lagi pembentukan densus 88 yang juga hasil intervensi amerika.
sayang.. rakyat yang sebagian besar sangat kontra dengan amerika tetapi pemimpin-pemimpinnya masih berkiblat kepada amerika dalam mengurus negara. perlu di ketahui pula bahwa di asia saja mungkin hanya Indonesia yang sangat tergantung kepada amerika (yang sebentar lagi akan hancur berantakan).
tidak lupa saya me-reply kedua pesan singkat tersebut. untuk pesan pertama : “wah.. selamat berdemo ya” dan untuk sms kedua : “ok, take care ya” (dengan wajah datar tanpa ekspresi)
